Chart MMT

CHART M.M.T adalah sebuah ilmu dan teknik yang dapat membuat Anda dapat melihat peluang berbisnis maupun investasi dalam segala bidang. Chart ini fokus membaca grafik untuk mengetahui permintaan dan penawaran serta memprediksi pergerakan harga segala jenis instrumen investasi yang ada. Tidak hanya itu, Chart M.M.T juga dapat membantu Anda mengakuisisi maupun memilih strategi – strategi yang cocok untuk bisnis Anda di tengah banyaknya pilihan yang ada saat ini.

Chart M.M.T sendiri merupukan kumpulan ilmu – ilmu trading yang telah saya modifikasi sedemikian rupa agar dapat digunakan di era perdagangan modern ini. Mungkin, jika diibaratkan, Chart M.M.T itu mirip dengan ilmu M.M.A (Mix Martial Art), campuran dari beberapa ilmu bela diri yang dipersatukan agar tercipta suatu gerakan yang lebih dinamis dan cocok dalam pertarungan di era modern ini.


gambar 1. Chart M.M.T Gold before (kiri) dan after (kanan)

gambar 2. Chart M.M.T Strategi Advanced Pattern Gartley before (kiri) dan after (kanan)

gambar 3. Chart M.M.T Strategi Trend Line Breakout before (kiri) dan after (kanan)

gambar 4. Chart M.M.T Strategi Reverse Head And Shoulder before (kiri) dan after (kanan)

Nah, gambar – gambar di atas adalah contoh yang saya posting di forum trading yang cukup terkenal, Guys. Mungkin pertama – pertama gambar ini akan sedikit terasa unik atau rumit. Tetapi, tolong jangan khawatir dulu. Di sini saya sengaja menggambar sejelas mungkin untuk panduan para trader internasional juga agar dapat membaca grafik saya dengan mudah menggunakan metode Chart M.M.T. Nanti, jika Anda sudah bisa menguasainya, saya yakin Anda tidak perlu menggunakan gambar yang terlalu bejibun seperti ini.

Yuk, mengenal lebih lagi tentang Chart M.M.T !
Pertama – tama, mari kita simak logika dibalik ilmu – ilmu yang membentuk Chart M.M.T beserta langkah demi langkah untuk menguasainya:

ELLIOTT WAVE PRINCIPLE

Elliott Wave Principle ini adalah hasil pemikiran dari seorang akuntan dan pengamat perdagangan pada zamannya yang berhasil mengidentifikasi psikologi perdagangan. Pola – pola perdagangan beliau temukan dengan menggunakan bantuan grafik. Elliott Wave Principle sendiri telah digunakan oleh para profesional di bidang finansial atau keuangan, termasuk perbankan, perusahaan asurasi, perusahaan investasi, dan sebagainya sejak tahun 1900-an. Mantep kan, Guys?! Baca selanjutnya..

Tapi kok tidak sedikit ya yang merasa asing dengan ilmu ini?

Ada alasannya kok mengapa bisa sampai seperti itu, dan yang paling utama nih adalah alasan “terlalu sulit.” Tidak sedikit trader yang mencoba ilmu ini dan menyatakan bahwa Elliott Wave Principle terlalu sulit digunakan bahkan tidak bisa dipakai karena kita tidak bisa memprediksi kapan gelombang dimulai dan berakhir (nanti akan saya bahas lebih detil tentang gelombang – gelombang ini ya, Guys).

Usut punya usut, setelah saya teliti lebih jauh, ternyata ada beberpa teka – teki yang tidak bisa dituntaskan oleh beberapa trader saat mencoba ilmu ini. Apa saja itu?

  1. Elliott Wave Principle asli pada tahun 1900 adalah ilmu yang sangat bagus sekali untuk jamannya. Tetapi, ilmu ini tidak sepenuhnya dapat dipergunakan dalam perdagangan modern. Ada beberapa hal yang perlu dihilangkan dan ditambahkan agar bisa digunakan pada online trading. Karena banyak orang yang terlalu terpaku pada teori masa lampu ini dan belum bisa move on, jadinya tidak banyak yang bisa melihat kekurangannya.
  2. Banyak orang yang menyangka bahwa Elliott Wave Principle adalah sebuah strategi. Ini kurang tepat, Guys. Elliott Wave dibuat dengan tujuan menganalisa psikologi perdagangan bukan sebagai strategi. Jadi, jangan salah ya ????
  3. Banyak trader menggunakan Elliott Wave Principle dengan memaksanya untuk mencari gelombang tertinggi (titik 5) ataupun terendah (titik 0) dalam upaya menggapai keuntungan. Jangan greedy alias serakah, Guys. Cara yang tepat, yang banyak digunakan oleh perusahaan keuangan, adalah dengan mengikuti gelombang tengah (titik 3). Hal ini karena perusahaan keuangan mengetahui bahwa manusia tidak akan pernah bisa mengetahui titik tertinggi maupun terendah harga dalam perdagangan kecuali kalau orang tersebut lagi super lucky. Yang namanya bisnis jangan didasarkan pada keberuntungan ya. Lebih baik, gunakan logika dan persentase keuntungan sebagai dasarnya.

Sekarang yuk kita bahas bagaimana pengaplikasian ilmu ini dalam grafik di perdagangan online. Harapan saya, Anda tidak perlu melalui jalan meliuk – liuk yang saya lewati saat belajar trading, saya bagikan ilmu saya ini agar kalian semua jalannya mulus.

Mulai serius nih, Guys. Harap diperhatikan ya. ????

Menurut Ralph Nelson Elliott, penemu teori Elliott Wave Principle, pergerakan harga bukanlah tidak beraturan, melainkan membentuk pola gelombang di mana harga tersebut dipengaruh oleh permintaan dan penawaran para pedagang.

Pola gelombang memiliki dasar sebagai berikut:

  1. Sebuah trend harga dalam jangka waktu tertentu (time frame) memiliki gelombang maksimal 5 dan minimal 3.
    gambar 1.1. Contoh Gelombang Elliott Wave
  2. Gelombang 1, 3, 5 adalah sebuah motive atau impulse sedangkan gelombang 2, 4 adalah gelombang koreksi.
    Pernyataan ini bukan tidak ada alasannya. Ini terjadi karena adanya permintaan dan penawaran yang selalu terjadi berulang – ulang di sebagian besar perdagangan di dunia.

    gambar 1.2. Contoh Elliott Wave Principle di Forex

    gambar 1.3. Contoh Elliott Wave Principle di Emas

    gambar 1.4. Contoh Elliott Wave Principle di Saham

Saya akan memberikan suatu ilustrasi yang dapat kita pakai di perdagangan saham:

Gelombang 1:
Ada sebuah saham baru yang membuat beberapa investor melihat potensi dan kegunaannya. Mereka mulai berinvestasi dalam saham tersebut karena merasa harganya relatif murah jika dibandingkan dengan manfaatnya. Hal ini menyebabkan harga saham pun naik.

Gelombang 2:
Setelah semua investor gelombang pertama membeli saham tersebut, beberapa investor merasa harga telah mencapai titik yang tidak layak untuk berinvestasi lagi sehingga menyebabkan kejenuhan harga. Belum lagi, ada beberapa investor yang biasanya puas hanya dengan sedikit keuntungan dan menjual sebagian saham mereka. Nah, aksi – aksi ini mendorong harga saham tersebut untuk terkoreksi.

Gelombang 3:
Biasanya ini adalah gelombang terpanjang dan terkuat. Mengapa? Karena investor pertama yang berinvestasi ini menarik perhatian banyak investor – investor besar lainnya, termasuk perusahaan keuangan. Harga biasanya terdongkrak paling tinggi di dalam gelombang ke-3 ini.

Gelombang 4:
Investor merasa puas dengan kenaikan harga gelombang ke-3 yang biasanya sangat tinggi. Mereka pun mulai menjual saham mereka.

Gelombang 5:
Di sini terjadi peningkatan harga yang tidak layak untuk diikuti menurut saya. Pada gelombang 5, kenaikan harga terjadi karena histeria masyarakat luas. Histeria ini terjadi biasanya dikarenakan banyakanya media yang mulai memberitakan betapa bagusnya saham tersebut, bagusnya sang pemimpin perusahaan, termasuk memberitakan potensi perusahaan tersebut di kemudian hari.

Histeria ini mendorong masyarakat yang tidak paham tentang saham untuk mulai ikut – ikutan beli dan mengakibatkan kerugian bagi mereka yang membeli pada gelombang terakhir ini.

Kejadian ini telah berulang kali terjadi. Tidak hanya pada saham saja, tapi juga properti (ingat USA di tahun 2008?), minyak, bahkan bitcoin yang akhir – akhir ini terkenal pun mengalami hal yang serupa.

Jadi, intinya adalah:
Jika ingin berinvestasi, saat yang paling bagus adalah berinvestasi dalam gelombang ke-3 karena gelombang ini biasanya paling menguntungkan dan memiliki resiko lebih rendah.

Contoh momen yang tepat saat berinvestasi akan saya bagikan dalam bentuk gambar di akhir penjelasan ya, Guys.

Di bawah ini dapat Anda temukan contoh pengaplikasian Elliot Wave dalam grafik online trading beserta aturan – aturan yang bisa membantu Anda dalam menerapkan analisa.


gambar 1.5 Elliott Wave

Ilmu Elliott Wave Principle sejatinya tidak hanya sampai di sini saja. Tetapi, seperti yang sudah saya sampaikan di atas tadi, ini adalah inti dari ilmunya yang dari dahulu sampai saat ini masih saya pakai dalam menganalisa bisnis perdagangan. Oh ya, perlu diingat juga bahwa sebelum masuk di perdagangan online, alangkah baiknya kita menganalisa keadaan pasar sedang berada di gelombang berapa dan janganlah terburu – buru masuk sebelum berada di posisi yang tepat ya, Guys. ????

FIBONACCI

Nah, yang satu ini mungkin kalian pernah mendengar sebelumnya di sekolah sebagai bilangan Fibonacci dalam pelajaran Matematika ????. Tapi tenang dulu, saya tidak akan membahas kalkulasi dan rumus – rumus yang terlalu berbelit. Saya tertarik dengan ilmu yang satu ini karena secara tidak sadar, semua yang ada dalam ilmu ini telah saya lakukan dalam perdagangan. Bahkan setelah membaca lebih lanjut saya menemukan bahwa banyak sekali kejadian di dunia ini yang terjadi berdasarkan rasio dan bilangan Fibonacci. Baca selanjutnya..

Bilangan dan rasio Fibonacci menemukan angka – angka 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, dan seterusnya di dalamnya. Saya persingkat saja ya. Jadi, dari bilangan – bilangan tersebut, Fibonacci melakukan perhitungan yang cukup rumit dan menemukan RASIO EMAS yaitu angka 0.618 atau 1.618.

Bilangan ini merepresentasikan banyak sekali hal dalam kehidupan kita dan hal – hal lain di bumi ini, misalnya:

  1. Garis Keturunan
    Bahasa kerennya adalah The Human X Chromosome Inheritance. Nah, di pelajaran Biologi kita dijelaskan bahwa perhitungan kromosom pada normalnya manusia mengikuti deretan bilangan Fibonacci.
  2. Kelopak Bunga (Petals)
    Pada umumnya, kelopak bunga juga mengikuti bilangan Fibonacci sehingga jika Anda menemuka berkelopak 4, biasanya diibaratkan Anda menemukan sesuatu yang langka dan berharga ????.

Dan banyak lagi hal – hal lainnya yang sepertinya gak akan ada habis – habisnya kalau disebut satu per satu.

Belum lagi kalau kita membahas Golden Ratio yang sering saya pergunakan dalam perdagangan:

  1. Diskon
    Saya pernah melakukan penelitian di titik manakah manusia tertarik dengan sebuah diskon. Dibandingkan diskon 10%, 20%, 40%, 50% bahkan 70%, ternyata yang paling menarik menurut mereka justru DISKON 60% loh. Setelah saya pelajari lebih lagi, angka diskon 60% ini mendekati rasio emas Fibonacci. Luar biasa juga nih si Pak Fibonacci.
  2. Tubuh Manusia
    Usut punya usut, beberapa rasio tubuh manusia normalua juga mengikuti rasio 0.618. Coba deh bandingkan panjang dari pundak ke ujung jari dengan panjang dari siku ke ujung jari. Pundak – ujung jari saya kurang lebih 75cm sedangkan siku – ujung jari saya 46.5cm. Jika dibandingkan, hasilnya 0.61 loh rasionya. Keren juga nih ????.

    Begitu juga dengan perbandingan panjang pinggang – kaki dengan lutut – kaki atau perbandingan tinggi badan dengan jarak pusar ke kaki. Semuanya kurang lebih memiliki rasio 0.61, rasio emas Fibonacci.

Nah sekarang masalahnya, bagaimana pengaplikasiannya dalam perdagangan modern?

Di sinilah Elliott Wave dan Fibonacci bergabung melakukan tag team untuk mendapatkan hasil analisa yang bagus.

Jadi, jika Anda ingin berinvestasi ataupun bertrading online, masuklah pada saat gelombang Elliott terkoreksi dengan koreksi Fibonacci 0.618 karena titik ini memiliki pulang yang cukup bagus.

Berikut ilustrasi cara menarik garis Fibonacci Retracement yang bagus adalah:

  1. Tarik dari gelombang 0 – 1 (gambar 2.1) dan gelombang 3 – 4 (gambar 2.2)

    gambar 2.1 Gelombang 0 – 1 di Fibonacci

    gambar 2.2 Gelombang 3 – 4 di Fibonacci
  2. Jika 3 atau 5 gelombang Eliott telah selesai terbentuk, harga biasanya akan terkoreksi. Saat yang bagus untuk membeli saham ataupun komoditas dan instrumen investasi lainnya adalah saat harga telah terkoreksi 61.8% dari harga gelombang 3 atau 5.

    gambar 2.3 Lima Gelombang Fibonacci Yang Telah Terbentuk
SUPPORT RESISTANCE

Yang satu ini saya jelaskan secara singkat saja ya. Karena sudah terlalu banyak situs yang membahas tentang teori ini. Baca selanjutnya..

Mengutip dari Wikipedia:

Support and resistance is a concept that the movement of the price of a security will tend to stop and reverse at certain predetermined price levels.[1] These levels are denoted by multiple touches of price without a breakthrough of the level.

 

A support level is a level where the price tends to find support as it falls. This means that the price is more likely to "bounce" off this level rather than break through it. However, once the price has breached this level, by an amount exceeding some noise, it is likely to continue falling until meeting another support level.[2]

 

A resistance level is the opposite of a support level. It is where the price tends to find resistance as it rises. Again, this means that the price is more likely to "bounce" off this level rather than break through it. However, once the price has breached this level, by an amount exceeding some noise, it is likely to continue rising until meeting another resistance level.

Karena pada dasarnya penjelasan sebuah teori di media agak gimana gitu, saya juga pada awalnya susah sekali membaca bahasa formal yang ada di internet dan buku. Tetapi, semakin sering menyelami dunia trading ini, seperti saya, Anda juga akan mengerti bagaimana pengaplikasiannya kok.

Oke, saya berikan sedikit contoh cerita. Ini hanyalah fiksi semata loh ya, tidak ada hubungannya dengan kejadian asli. Tujuannya hanya agar dapat memberikan contoh yang lebih mudah dicerna ????.

Pak Edwin dan teman – temannya melihat bahwa harga emas selama setahun ini antara Rp 400.000,- sampai Rp 450.000,- / gram dan akhirnya memutuskan untuk membeli 1 gram emas dengan harga Rp 450.000,-. Setelah dipendam di bawah bantal selama satu tahun, tiba – tiba harga emas melonjak menjadi Rp 600.000,- / gram. Merasa telah cukup diuntungkan, Pak Edwin beserta teman – teman menjual emas tersebut dan mengambil keuntungan Rp 100.000,-.

 

Ternyata, satu tahun kemudian harga emas kembali ke titip Rp 450.000,- / gram lagi. Pak Edwin dan teman - teman yang merasa dua tahun lalu telah diuntungkan oleh komiditas emas pada harga Rp 450.000,- / gram secara logika atau secara tidak sadar timbul keinginan untuk membeli emas lagi pada harga tersebut.

 

Inilah contoh dimana harga Rp 450.000,- adalah titik support sedangkan titik resistance adalah keadaan terbaliknya saja.

Tidak terasa 3 ilmu dasar Chart M.M.T telah Anda pelajari. Nah, aplikasikanlah ketiga ilmu ini pada perdagangan online Anda yang ada, maka resiko yang Anda hadapi pun akan sangat rendah sekali.

Oh ya, sebelum Anda menginvestasikan keuangan Anda pada pasar perdagangan online, haraplah Anda berlatih dahulu dengan menggunakan 3 ilmu dasar Chart M.M.T sampai Anda benar – benar menguasai pergerakan harga yang ada pada perdagangan modern ini.

Sebenarnya masih banyak lagi ilmu yang ingin saya bagikan pada Anda semua.

So, jangan lupa untuk tetap stay tuned di website ini karena saya akan secara berkala membagikan psikologi maupun ilmu – ilmu perdagangan lebih dalam lagi di halaman blog maupun pendidikan.